Diduga Bocor, Razia Galian C Ilegal Hanya Amankan Satu Operator

0
119

Mojokerto– Razia galian C ilegal yang dilakukan anggota Satreskrim Polres Mojokerto, Selasa (13/05/2014) diduga bocor. Pasalnya, dari empat kecamatan lokasi galian C yang didatangi petugas, hanya lokasi galian C di Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal yang beroperasi.galian cRazia yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP I Gede Suartika merazia empat lokasi galian C di Kecamatan Ngoro, Kecamatan Jatirejo, Kecamatan Bangsal dan Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Diduga bocor, petugas tak menemukan lokasi galian C yang beroperasi.

Hanya di Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, petugas menemukan beberapa orang pekerja galian yang beroprasi. Para sopir dan beberapa pekerja di galian C terswbut lari ketika petugas tiba di lokasi dengan membawa kunci mobil. Sehingga petugas kesulitan untuk membawa truck yang di tinggal sopirnya.

Petugas hanya mengembosi mobil truck yang ditinggal agar tak kembali beraktifitas. Sedikitnya Satu Kolbeco, tiga truck pengangkut pasir serta operator diamankan dari lokasi galian C ke Mapolres Mojokerto. Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP I Gede Suartika mengatakan, akan menindak tegas bagi pemilik galian C yang tak berizin.

“Semua sudah kita sosialisaikan kepada pemilik galian yang tak berijin agar menutup galiannya tapi mereka masih nakal jadi kita tindak tegas. Kami akan terus merazia seluruh galian C ilegal karena mereka melanggar undang – undang tentang pertambangan mineral dan energi,” ungkapnya.

Masih kata Kasat, pemilik galian C ilegal ini yang identitasnya sudah diketahui petugas akan segera dipanggil untuk diperiksa. Jika terbukti bersalah, maka pemilik akan dijerat dengan Undang-undang Nomor 4 Pasal 158 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara dengan acaman hukuman 10 tahun dan denda Rp1 milyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here