Tak Berizin, Pemkab Mojokerto Tutup Saluran Limbah Pabrik Karet

0
163

Mojokerto – Pemkab Mojokerto akhirnya menutup paksa saluran pembuangan limbah cair pabrik pengolahan karet PT Bumi Nusa Makmur (BNM) di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto memasang papan penutupan tepat di lokasi saluran pembuangan limbah.limbah karet mojokertoPenutupan dilakukan setelah sejumlah pejabat terkait melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan. Satpol PP bersama warga kemudian menutup saluran air dari pabrik dan menutup sejumlah petak tanah yang akan dibangun gudang tempat penyimpanan limbah dengan batu yang akan digunakan membangun gudang pabrik.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin mengatakan, penutupan dilakukan karena belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). “BLH sudah lebih dari dua kali memperingatkan perusahaan agar mengajukan izin IPLC dan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),” ungkapnya, Senin (22/09/2014).

Masih kata Kepala BLH, petugas Kementerian Lingkungan Hidup pernah mendatangi pabrik pada Juni 2014 lalu. Selain belum mengantongi IPLC dan TPS B3, bau dan limbah yang dibuang pabrik juga diprotes warga sejak 2010 lalu. Hal yang sama diakui Kepala Desa Medali, Miftahudin.

“Perluasan lahan pabrik belum mengantongi izin desa. Baunya menyengat dan limbahnya mencemari sungai di tiga desa antara lain Desa Medali, Kenanten dan Sumolawang. Imbasnya, warga banyak mengalami sesak nafas, jika kemarau seperti ini air sungai menjadi merah. Warga menginginkan agar ditutup,” katanya.

Sementara itu, Kuasa hukum PT Bumi Nusa Makmur, Mohamad Zulfan membantah pihaknya belum mengajukan izin IPLC. “Sudah kami ajukan dan masih proses, soal perluasan lahan pabrik memang belum mendapat izin dari desa. Kami juga baru selesai membangun IPAL dan baru mengajukan IPLC. Kita juga akan melengkapi persyaratan yang belum dipenuhi termasuk IPLC dan TPS B3,” tegasnya.

Perlu diketahui, pabrik pengolahan karet PT Bumi Nusa Makmur beroperasi sejak 2008 dengan luas lahan pabrik 3,5 hektar dan berkapasitas 2.000 metric ton (MT) per bulan. Produk karet yang dihasilkan merupakan karet alam yang diolah sebagai bahan baku ban dan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Bahkan produknya sudah ekspor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here