Dikabarkan Hilang dan Meninggal, Siswa SMP di Mojokerto Pulang

0
111

Mojokerto  – Sempat hilang sejak, Sabtu (25/10/2014) lalu, akhirnya Cindy Martha Silviana (14) kembali pulang ke rumahnya di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. cindy mojokerto

Siswi SMP swasta di Kota Mojokerto ini pulang diantar oleh orang tua teman laki-lakinya pulang, Rabu (29/10/2014) malam.

Kasubag Humas Polres Mojokerto Kota, AKP Sriyono melalui Kanit Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto Kota, Ipda Edi Hendro mengatakan, korban datang ke Mapolres Mojokerto Kota bersama orang tua dan orang tua temannya. “Tadi malam mereka datang kesini,” ungkapnya, Kamis (30/10/2014).

Ipda Edi  menjelaskan, korban bukan hilang seperti dikabarkan sebelumnya namun korban pergi ke rumah temannya di Surabaya. Menurut pengakuan korban, korban enggan pulang ke rumah lantaran ada masalah dengan orang tuanya sehingga memilih menghinap di rumah teman laki-lakinya di Surabaya. “Dia bukan hilang tapi memang pergi dari rumah, dia mengaku ada masalah dengan orang tuanya. Memang perginya sejak Sabtu, pekan lalu. Dia pamit ke orang tuanya untuk les namun tidak pulang hingga orang tua dia melaporkan ke sini kehilangan anak. Memang laporannya orang tuanya hilang namun setelah kita mintai keterangan semuanya, ini bukan kasus anak hilang,’’ katanya.

Masih kata Ipda Edi  korban menginap di rumah teman laki-lakinya di Surabaya tidak sendiri melainkan bersama empat teman lain. Korban sempat melihat konser band asal Jakarta, Slank di Surabaya pada Minggu (26/10/2014) dan memutuskan menghinap di rumah teman laki-lakinya di Surabaya bersama empat teman lainnya.
“Teman korban di Surabaya itu, teman kenalan dia bukan teman di Facebook dan bukan kekasihnya. Dia juga punya kakek di daerah Sooko, mereka berangkat ke Surabaya dari Mojokerto ramai-ramai memang untuk melihat konser Slank. Karena ada masalah keluarga, korban tidak mau pulang dan orang tua teman laki-lakinya menampungnya karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di luar,” ujarnya.

Korban diantar orang tua teman laki-lakinya pulang ke rumah dan orang tua korban mengajak korban ke Mapolres Mojokerto Kota. Dari pengakuan korban dan orang tua teman laki-lakinya, selama tinggal di rumah teman laki-lakinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Korban hanya menghinap dan orang tua teman laki-lakinya sebatas menampung saja.

“Dari keterangan semuanya, tidak terjadi apa-apa dan sepertinya seperti itu. Korban tidak mau pulang karena ada masalah dengan orang tuanya bukan hilang dibawa kabur tapi sengaja tidak pulang. Korban kita kembalikan ke orang tuanya namun kita minta orang tua korban pro aktif jika memang ada trauma yang terjadi bisa melaporkan ke kita,” tegasnya.

Cindy sempat dikabarkan hilang usai menonton konser Slank di lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya pada Minggu (26/10/2014) lalu. Bahkan pasca dilaporkan pihak keluarganya hilang, Rabu (29/10/2014) malam muncul broadcast (BC) ditemukan mayat Cindy ditemukan dibawa Jembatan Nginden, Surabaya dalam keadaan telanjang dan berlumur darah. Dalam BC tersebut, Cindy menjadi korban pemerkosaan dan dua pelaku dinyatakan buron.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here