Terlempar dari Bulldozer, Pekerja Tol Sumo Tewas Terlindas

0
107

Mojokerto РSatu pekerja proyek jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi 3, M Abdul Khosim (29) terlempar dari bulldozer saat melakukan pengurukan jalan tol Sumo seksi 3 di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Pekerja PT Ridlatama Bahtera Construction (RBC) Surabaya tewas setelah terlempar dan terlindas bulldozer.
tol sumoMandor proyek, Riski mengatakan, warga Desa Simorejo, Kecamatan Kepuh Baru, Bojonegoro bekerja meratakan urukan sirtu (pasir batu) jalan tol Sumo seksi 3 dengan bulldozer. “Saat korban memundurkan alat beratnya, roda bulldozer terganjal batu besar berukuran sekitar 60 centimeter,” ungkapnya, Kamis (27/11/2014).

Korban yang baru sebulan bekerja ini, lanjut Rizki, alat berat tersebut terlompat karena guncangan. Tubuh korban terlempar dan tubuhnya jatuh ke sisi kiri bulldozer, kepala korban pun terlindas roda alat berat tersebut. Korban mengalami luka parah di bagian kepalanya dan meninggal di lokasi.

Konsultan Pengawas Lingkungan (Environment Enginer) Proyek Tol Sumo dari PT Dakrae, Mangihut Siringoringo mengatakan, saat korban terjatuh, mesin bulldozer dalam kondisi menyala.¬† “Gigi bulldozer masuk satu, sementara korban masuk ke roda sebelah kiri. Korban terlindas roda bulldozer dan baru terhenti setelah masuk ke jurang sebelah sana,” jelasnya.

Masih kata Mangihut, korban sudah memakai alat pengaman namun saat insiden terjadi ada guncangan sehingga safetybelt yang dipakai korban terlepas dan korban terlempar dari kemudi
bulldozer. Diduga korban tidak memasang sabuk pengaman dengan benar.

Sementara itu, Kapolsek Gedeg, AKP Andik Siswiyono mengatakan, kejadian tersebut murni kecelakaan kerja. “Korban terpental setelah roda bulldozer terganjal batu besar, kita sudah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi. Jenazah korban kita evakuasi ke RSUD RA Basoeni untuk diotopsi,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here