3 Bulan Buron, Pembobol Rumah Warga Mojokerto Dibekuk Polisi

0
87

MOJOKERTO – Pelarian tersangka pembobolan rumah di Mojokerto akhirnya terhenti. Rahman warga Jalan Bontoduri VI Kelurahan Parang Tambung, Tamalate, Kota Makassar, diringkus anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota setelah tiga bulan buron.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka mengatakan, Rahman diringkus di rumah kos di Kenjeran, Surabaya. Sebelum, meringkus Rahman, pihak kepolisian melakukan pengintaian selama beberapa hari.

“Sembari mengintai, kami mencocokkan data tersangka. Setelah cocok kami langsung meringkus tersangka. Tersangka kami ringkus, Sabtu (2/3/2019) sekitar pukul 03.00 di sebuah rumah kos,” katanya, Minggu (3/3/2019).

Saat penangkapan, polisi menyita satu ponsel beserta doosbooknya. Ponsel tersebut diduga dibeli tersangka dari hasil pembobolan rumah.

“Kami menyita barang bukti 1 ponsel OPPO Neo 7 HP warna putih beserta doosbook milik tersangka,” ucapnya.

Ade menjelaskan, aksi pembobolan rumah dilakukan tersangka pada Sabtu 1 Desember 2018 sekitar pukul 20.30.Tersangka saat itu menyasar rumah milik Iwan Kuswanto (36) di Jalan Suromulang Dalam 1, Kelurahan Surodinawan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.”Kala itu kondisi rumah korban sepi, sehingga menjadi sasaran pencurian oleh tersangka,” jelasnya.

Dia melanjutkan, aksi pembobolan dilakukan tersangka dengan cara memanjat tembok sisi barat rumah dengan menggunakan tangga lipat milik korban. Kemudian, tersangka naik ke atap rumah dan mencongkel salah satu jendela.

Setelah berhasil merangsek masuk melalui jendela, tersangka menyatroni kamar korban. Sejumlah barang berharga dan uang yang di simpan di lemari kamar, digasak oleh tersangka.

“Tersangka, tidak melakukan aksi pembobolan sendiri. Dia dibantu dengan rekannya yang bernama Udin. Udin merupakan residivis, namun dengan kasus yang berbeda. Kini kami masih memburu Udin. Tersangka juga melakukan pencurian di perumahan Pekayon Regency, Kranggan, Kota Mojokerto pada tanggal 8 Desember 2018,” tandasnya.

Akibat perbuatannya tersangka harus mendekam di balik jeruji besi Polres Mojokerto Kota. Tersangka akan dijerat Pasal 363 (2) KUHP Jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

 

sumber : tribunnews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here