Beras Bramo Pacet Jadi Komoditas Unggulan di Mojokerto

0
275
Beras Bramo Pacet Jadi Komoditas Unggulan di Mojokerto

Mojokerto – Beras premium bramo Pacet menjadi komoditas favorit serapan beras petani di Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan. Ini lantaran beras premium bramo Pacet dan jenis IR64 mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan beras dari daerah lain.

Beras Bramo Pacet Jadi Komoditas Unggulan di Mojokerto

“Beras premium dari Pacet ini menarik secara umum lebih diminati konsumen karena lebih pulen,” ungkap, Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan, Eko Hendrawanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (21/12/2019).

Dari data serapan beras petani yang sudah diolah menjadi produk kemasan beras Pacet lebih diminati konsumen. Karakteristik beras Pacet lebih pulen dikarenakan proses penanamannya di daerah pegunungan sehingga sumber air lebih bersih dan jenis tanahnya berbeda dengan tempat lain.

“Kondisi geografis tanaman padi di area Pacet merupakan daerah pegunungan sehingga sumber air lebih bersih dan jenis tanahnya berbeda dengan tempat lain mungkin itu yang membedakan beras ini lebih pulen. Untuk pemasarannya sendiri, kita ada kerjasama dengan RPK,” katanya.

Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan telah bekerjasama melalui program Rumah Pangan Kita (RPK) di setiap koperasi pabrik dan beberapa rumah sakit. Harga komoditas beras sesuai Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) untuk beras lokal dari gudang Bulog Rp8.100 ribu per kilogram dan beras medium Rp9.450 ribu per kilogram.

“Sedangkan, harga beras premium di pasaran untuk Bramo Pacet Rp11.500 ribu per kilogram dan jenis IR64 lebih mahal yakni berharga Rp11 ribu per kilogram. Serapan beras premium Bramo Pacet untuk wilayah Mojokerto, sekitar dua ton perbulan,” jelasnya.

Sumber : beritajatim.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here